Dear
heart.. why do I still care ?
Aku
punya kabar baik,
Masih
banyak sekali pertanyaan dan juga pernyataan dipikiranku… tentangmu.
Apakah
aku masih bisa percaya pada rasa rindu ?
Lalu
Aku berdiam dalam ingatan yang dilunturkan dengan sengaja, menghilangkan
ingatan senjenak..
lalu mengumpulkannya dalam cara yang tidak tergesa-gesa.
Aku
lebih menyukai seperti sekarang..
Mengamankan
namamu dalam setiap Aamiin-ku
Membaca
pesan-pesan yang lama berulang kali sebelum tidur malam,
like an idiot...
Karena
ketika satu per satu cerita berhenti & menjadi kenangan,
cinta
terus bergerak seiring harapan yg menyertaimu
dan
saat hari-hariku yang bahagia..
Disetengah kebahagiaanku ditiap harinya,
berdiam kita.
Sesekali
aku melongok ke dalam hati sendiri,
menatap namamu yang masih ada disana.
Aku
tak tahu, kepada siapa harus meminta pertanggung-jawaban atas rasa kehilangan
ini.. selain kepadamu.
Bagaimana bisa aku merasa kehilangan, padahal aku tidak pernah memiliki ?Dan saat kamu menuliskan sebuah alasan..‘the reason is you’Aku mulai sadar, aku terperangkap dalam waktu yang berakhir bahagia, tapi..maybe i'm not someone who becomes your reason .. i'm sure….
Aku
tersenyum
Mereka bilang.. waktu bisa dan menyamarkan kenangan.
Terima
kasih Tuhan, aku menemukannya diantara milyaran jiwa.
Terima kasih telah
mempertemukan kita pada lembaran yang sama.. lalu berhenti untuk melanjutkan
lembaran lainnya..
Dan
kepada rindu yang menyesakkan..
Selamat
malam.

